5 Social Login Best Practice Untuk E-commerce Di Tahun 2022

Membuat akun baru dengan username baru hanya untuk berbelanja di situs e-commerce sangat membuang waktu. Berdasarkan sebuah riset terbaru, calon pelanggan cenderung akan meninggalkan toko online yang mereka kunjungi jika mereka harus login dengan cara yang rumit. Karena itulah, social media login hadir sebagai solusi yang tidak hanya memudahkan pelanggan, tapi juga menguntungkan pemilik bisnis.

5 Social Login Best Practice Untuk E-commerce Di Tahun 2022 | Wificolony

Lantas bagaimana mempraktekkan social media login yang baik untuk bisnis e-commerce Anda? Simak beberapa di antaranya berikut ini!

1. Pilih Media Sosial yang Populer

Penggunaan jejaring sosial untuk login semakin berkembang pesat. Banyak situs yang mulai menerapkannya, terutama situs-situs e-commerce. Di antara sekian banyak pilihan media sosial yang bisa diintegrasikan untuk login di situs Anda, yang paling populer adalah Facebook dan Google.

Coba Anda ingat-ingat, media sosial apa yang terakhir kali Anda gunakan untuk login dan mengakses situs? Benar, selain host, ada Google dan Facebook sebagai pilihan. Selain itu beberapa media sosial seperti Twitter, Instagram bahkan LinkedIn juga perlu dipertimbangkan. Target audiens Anda berpengaruh pada pilihan media sosial yang disediakan untuk login.

2. Gunakan Format yang Sesuai

Format social media login yang akan Anda gunakan termasuk desainnya berperan sangat penting dalam keberhasilan strategi ini. Karena itu, pilihlah ukuran dan bentuk yang sesuai sebelum Anda meluncurkannya.

Misalnya saja, Anda bisa menggunakan tombol login persegi panjang besar yang menghubungkan ke Facebook atau Google. Ini adalah cara untuk memberitahu audiens Anda bahwa itu adalah opsi paling umum yang sebaiknya dipertimbangkan oleh pengunjung Anda.

Anda juga bisa menggunakan tombol melingkar kecil. Tapi lebih baik lagi jika Anda menggabungkannya dengan logo agar tampilannya semakin baik dan social media login yang Anda sediakan lebih optimal. Hindari meminta informasi yang terlalu banyak dari pelanggan Anda saat mereka login. Data yang paling umum diminta biasanya adalah akun/username dan kata sandi saja.

3. Letakkan di Posisi yang Tepat

Social media login tidak akan berhasil jika Anda meletakkannya di posisi yang salah. Anda harus menaruhnya di lokasi yang menarik perhatian begitu mereka membuka situs Anda. Posisi yang tepat juga akan membantu Anda memperoleh banyak klik dan pendaftaran pengguna. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan peluang yang lebih besar untuk menjual produk kepada pelanggan.

4. Jangan Letakkan Tombol Social Media Login Hanya di Tempat-Tempat Tertentu Saja

Kalau Anda bertanya di mana lokasi yang tepat untuk meletakkan tombol social media login? Jawabannya adalah: di banyak tempat. Semakin banyak Anda menaruhnya, semakin mudah calon pembeli Anda menemukannya. Dalam beberapa kasus, peletakan tombol social media login menyulitkan pengguna karena ada di antara mereka yang akses internetnya jelek. Mereka khawatir tidak akan bisa login lagi jika harus berpindah halaman lagi. Anda tentu tidak mau pembeli membatalkan pesanan karena mereka tidak bisa menemukan tombol social media login, bukan?

5. Mintalah Izin

Akun sosial media sifatnya pribadi. Di dalamnya terdapat informasi individu. Karena itu, mintalah izin kepada pengunjung sebelum mereka menggunakan akun sosial media mereka untuk login. Pastikan mereka merasa aman dan terlindungi. Pada akhirnya, ini bisa mendatangkan lebih banyak keterlibatan Anda dengan pelanggan.

Selain itu, meminta izin akan membuat toko online Anda dianggap profesional. Siapapun lebih suka berbelanja di toko online yang profesional. Itulah 5 best social login best practice yang bisa Anda terapkan di toko online atau e-commerce Anda. Tertarik mencoba?


Recent Posts