4 Cara Optimalkan Social Media Marketing Tanpa Ribet

Hampir semua media sosial yang ada termasuk Facebook, Instagram, Youtube, Twitter hingga LinkedIn adalah alat yang luar biasa untuk mempromosikan bisnis Anda. Di tahun 2018 saja, ada 60 media sosial di dunia dan jumlah ini akan terus bertambah. Ini adalah kesempatan besar yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh para marketer.

4 Cara Optimalkan Social Media Marketing Tanpa Ribet | Wificolony

Anda mungkin tertarik untuk menggunakan semua media sosial yang populer. Tapi dengan ratusan orang yang akan memfollow dan merespon Anda di setiap platform, apakah Anda bisa melayani mereka semua? Jika tidak, bagaimana dengan reputasi brand Anda?

Melakukan social media marketing sebenarnya tidak perlu begitu. Ada beberapa langkah penyederhanaan yang tetap dapat mendatangkan hasil yang maksimal. Simak beberapa di antaranya berikut ini!

1. Jemput Bola

Dengan begitu banyak pilihan media sosial, memilih satu yang paling sesuai dengan bisnis Anda mungkin akan terasa membingungkan. Cara termudah yang bisa Anda lakukan adalah dengan langkah jemput bola: fokus pada tempat di mana pelanggan potensial Anda berada.

Beberapa bisnis biasanya menggunakan 2 media sosial paling besar dan populer yakni Facebook dan LinkedIn. Facebook cocok untuk bisnis B2C, sementara LinkedIn sangat pas menyasar B2B. Selanjutnya, Anda tinggal memilih media sosial tambahan lain apakah itu Twitter, Instagram atau Youtube. Yang terpenting adalah Anda harus memastikan bisa mengelola semuanya dengan baik.

2. Gunakan Tool Analisis

Ada banyak sekali tools yang bisa digunakan untuk mengelola social media presence Anda dengan lebih baik. Dengan Hootsuite misalnya, Anda bisa mengelola semua media sosial dalam satu tempat tanpa harus repot mengunjungi situs yang berbeda-beda setiap harinya. Dengan menggunakan Hootsuite, kamu bisa mengelola interaksi sekaligus postingan yang ada di Facebook, Instagram, Youtube, LinkedIn, Twitter dan Pinterest.

Selain itu ada juga Buffer yang bisa digunakan untuk lebih banyak platform lagi. Buffer berfokus pada penjadwalan posting di media sosial. Tidak hanya Hootsuite dan Buffer, Anda juga bisa memanfaatkan MeetEdgar atau Sprout Social dengan beberapa fungsi tambahan.

3. Manfaatkan Komunitas

Mencari materi menarik apa yang bisa Anda bagikan di postingan memang bukan hal mudah. Karena itu, Anda bisa memanfaatkan komunitas yang ada untuk saling berbagi konten yang mungkin akan disukai oleh followers Anda. Anda juga bisa memfollow akun-akun yang biasa memberikan konten bermanfaat (yang sesuai dengan brand Anda) dan me-repost tautan mereka.

Melakukan kurasi semacam ini adalah salah satu cara terbaik yang bisa Anda lakukan untuk pelanggan Anda di media sosial. Dengan berbagi konten berkualitas, followers Anda jadi tahu bahwa Anda pasti akan membagikan konten bermanfaat yang mereka sukai.

4. Tidak Perlu Memfollow Semua Followers Anda

Saat Anda baru mulai menggunakan media sosial, Anda mungkin berpikir bahwa memfollow kembali orang yang sudah memfollow Anda adalah sebuah etika yang baik. Kalau akun media sosial itu ditujukan untuk personal, mungkin masuk akal. Tapi untuk akun bisnis, Anda tidak perlu melakukannya.

Ketika follower Anda masih ribuan jumlahnya, memfollow kembali followers Anda di Twitter atau Instagram mungkin masih dapat dilakukan. Tapi seiring dengan pertambahan jumlah pengikut, Anda tidak mungkin bisa ‘mengejar’ itu lagi karena akan sangat merepotkan. Karena itu sejak awal, follow oleh akun-akun yang memang penting untuk Anda. Percayalah bahwa follower akun bisnis atau brand tidak akan merasa tersinggung jika Anda tidak memfollow mereka kembali.

Itulah beberapa trik social media marketing yang bisa Anda terapkan tanpa harus ribet. Selamat mencoba!

Recent Posts