Mengenal Branding Sebagai Keuntungan Manajemen Wifi

Salah satu keuntungan yang Anda dapatkan dari menggunakan wifi manajemen pada wificolony adalah branding. Solusi ini ditawarkan atas kerja sama dari beberapa pihak didalamnya. Namun, sebelum itu Anda juga harus mengetahui seberapa penting branding dalam usaha Anda. Hal ini mungkin akan terkesan klise, namun sayang apabila Anda tidak benar – benar mengetahui dan merasakan dampaknya secara langsung.

Mengenal Branding Sebagai Keuntungan Manajemen Wifi | Wificolony

Seperti yang telah dibahas dalam artikel sebelumnya mengenai keuntungan sebuah captive portal. Dalam halaman ini, memungkinkan Anda membatasi bandwidth, tetapi tidak ada batasan dalam hal kemungkinan branding yang disajikan halaman Anda. Captive portal biasanya memiliki tingkat tayangan 100% dan merupakan tempat yang cocok untuk menampilkan logo dan pesan merek Anda. Setelah autentikasi, pengguna diarahkan ke halaman sukses. Halaman kesuksesan menyajikan peluang segar untuk meningkatkan brand awareness. Pada titik ini, pengguna akhir memiliki koneksi Internet aktif dan dapat terlibat dengan perusahaan Anda di media sosial, melalui situs web Anda, atau melalui tautan web lainnya.

Dalam penyajian, Anda dapat menjelajahi teknik periklanan unik yang tersedia untuk Anda hanya jika pengguna masuk melalui captive portal. Salah satu yang mungkin ingin Anda coba adalah halaman pengalihan interstitial. Mirip dengan apa yang Anda alami saat mencoba menonton video di YouTube, iklan didorong ke perangkat pengguna akhir dan tetap berada di layar hingga periode waktu yang ditentukan telah berlalu atau Tindakan seperti klik atau konvers kemudian selesai.

Iklan juga dapat disampaikan melalui overlay browser. Dalam metode ini, iklan yang ada di situs web yang dikunjungi tamu Anda diganti dengan iklan yang terkait dengan merek atau kampanye Anda. Beberapa kampanye bahkan menyiapkan microsite unik yang hanya tersedia untuk tamu acara yang mengakses jaringan WiFi. Microsite adalah tempat yang tepat untuk menampilkan promosi yang ditujukan untuk pelanggan eksklusif.

Pada dasarnya, branding merupakan cara sebuah merek dalam menyampaikan arti sesungguhnya ‘jiwa’ yang dimiliki produknya. Makanya, branding harus dibuat dengan menarik dan diceritakan dengan cara yang selalu fresh agar tetap relevan di masyarakat.

Sebuah merek, agar bisa mengakar, harus terlebih dulu dikenal, atau yang bisa dikenal sebagai proses awareness. Pengenalan tersebut untuk membentuk sikap dan asosiasi-asosiasi terhadap merek. Pengenalan ini harus terus dibangun dengan menyusun strategi pengelolaan merek agar implementasinya solid. Contohnya, ketika masyarakat mengingat sebuah kategori produk Anda, yang langsung tertuju pada pikirannya adalah merek usaha Anda.

Selain itu, data dan riset turut berperan penting dalam proses pengakaran merek yang kuat. Sebelum menyampaikan arti sesungguhnya sebuah merek perlu diketahui target konsumennya. Selain siapa target yang dituju, penting juga untuk tahu seperti apa gaya hidup, dan nilai-nilai yang mereka junjung agar tepat sasaran. Jika ingin memasarkan produk untuk anak muda, perlu Anda ketahui orang-orang tersebut sedang dalam fase hidup apa dan mencari apa.

Terkadang ketika kita menginginkan sebuah pemasaran yang optimal, merasa bahwa untuk memasarkan sebuah merek hanya perlu visual yang bagus. Sebenarnya ada tugas panjang, yaitu membuat data, ini penting agar sebuah merek terus relevan dan pengenalannya tetap up to date. Sedangkan, ikatan emosi antara produk dengan konsumen adalah hal yang penting. Produk harus dapat memberi apa yang dibutuhkan konsumennya.

Sebuah merek atau produk perlu memiliki dasar-dasar yang kuat sebelum memulai proses branding ke masyarakat. Dibutuhkan sebuah posisi yang matang agar produk dapat tersampaikan sepenuhnya kepada para konsumen.

Posisi yang matang dari sebuah merek adalah salah satu strategi yang diperlukan agar merek usaha Anda bisa tertanam kuat di benak konsumen. Merek usaha Anda pun harus memiliki sebuah esensi yang bermanfaat bagi masyarakat. Sederhananya, Anda dapat memberitahu kepada para pelanggan mengenai apa yang dapat merek tersebut kontribusikan kepada dunia. Setelah itu Anda dapat merancang identitas merek karena sebuah merek harus bisa menjadi acuan dalam membangun narasi tentang ‘siapa’ merek itu dan ‘apa’ yang dilakukannya.

Psikolog Roy Baumeister dan Mark Leary menyebutkan bahwa kedekatan dengan orang lain merupakan salah satu kebutuhan psikologis manusia yang mendasar. Ternyata, konsep kedekatan tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan citra positif sebuah brand. Cara penerapannya berbeda-beda, tetapi yang paling sering dilakukan adalah melalui komunitas pengguna.

Untuk itu, Anda juga dapat membangun citra positif sebuah merek usaha Anda dengan membangun hubungan yang baik dengan pelanggan Anda. Seperti misalnya Anda dapat menerapkan testimonial. Nantinya hal ini selain membangun citra positif bagi pelanggan lama, akan menarik pelanggan baru pula. Barangkali brand Anda telah memiliki pelanggan setia. Bahkan, mungkin beberapa dari konsumen-konsumen ini tidak hanya membeli produk atau menggunakan jasa Anda, tetapi juga merekomendasikannya dan mengulasnya secara online.

Recent Posts