top of page

Tren dan Tantangan Apa Saja yang Harus Dihadapi Department Store di Tahun 2023?

Department store atau pusat perbelanjaan telah menghadapi serangkaian tantangan dan perubahan terutama setelah pandemi. Meningkatnya aktivitas belanja online membuat para pemilik department store perlu memikirkan langkah baru agar bisa tetap bertahan di tahun 2023 ini.

Tren dan Tantangan Apa Saja yang Harus Dihadapi Department Store di Tahun 2023? | Wificolony

Di tengah sejumlah tantangan, harus tetap diakui bahwa industri department store tidak akan semudah itu diruntuhkan. Pasalnya, setelah pandemi berakhir orang-orang tetap akan kembali datang berkunjung. Tahun ini akan menjadi tahun pembuktian bagi pengusaha department store untuk bisa tumbuh jauh lebih kuat. Simak apa saja tren dan tantangan yang harus dihadapi oleh department store di tahun 2023 ini!

Lebih Fokus Kepada Pelanggan

Tantangan pertama yang perlu dihadapi dengan lebih baik oleh pusat perbelanjaan di masa depan adalah untuk lebih fokus dalam memahami pelanggan. Ide untuk lebih fokus kepada pelanggan ini dikenal dengan istilah customer centric. Ini dapat dilakukan dengan cara mempromosikan pengalama positif di setiap tahap pembelanjaan atau pembelian pelanggan.

Beberapa pengusaha pusat perbelanjaan berhasil membuktikan bahwa empati kepada pelanggan dapat meningkatkan loyalitas dan kepuasan. Pada akhirnya ini akan menghasilkan duta merek yang lahir dari pelanggan Anda sendiri (lewat promosi dari mulut ke mulut).

Loyalitas

Salah satu karakteristik yang dicari oleh pelanggan adalah pengalama belanja yang membuat mereka merasa spesial. Ini bisa dilakukan dengan memberikan penawaran yang dipersonalisasi berdasarkan data dan riwayat pembelian mereka. Cara ini sangat ampuh untuk melahirkan pelanggan yang loyal.

Sinergi ini menciptakan pengalaman pengguna yang unik dan memungkinkan pusat perbelanjaan menyesuaikan nilai mereka untuk setiap pelanggan. Berkat loyalitas pelanggan, Anda bisa memberikan layanan yang lebih baik, bahkan melampaui nilai pembelian itu sendiri. Tujuannya adalah untuk menciptakan loyalitas pelanggan sebagai tujuan utama.

Menganalisis Perilaku Pelanggan

Untuk bisa mencapai loyalitas seperti yang disebutkan dalam poin sebelumnya, sangat penting bagi pengusaha department store untuk menganalisis perilaku pengunjung saat mereka datang ke pusat perbelanjaan. Bagaimana caranya?

Anda bisa menggunakan teknologi zonasi heat maps untuk mengidentifikasi titik mana yang memiliki konsentrasi pengunjung paling tinggi setiap harinya. Dengan begitu, Anda bisa lebih memahami alur yang dilalui oleh pengguna dalam ruang komersial tersebut.

Menciptakan Pengalaman

Kita harus ingat bahwa pelanggan datang ke pusat perbelanjaan bukan hanya untuk berbelanja atau membeli sesuatu tetapi juga menikmati berbagai momen dan pengalaman. Mereka ingin merasakan aroma, rasa gambar dan semua yang dihadirkan di department store tersebut.

Pelanggan yang mengunjungi pusat perbelanjaan akan menjadi semakin menuntut karena semakin banyak tawaran aktivitas orisinal dan menyenangkan yang ditawarkan di pasar. Dekorai, interaksi dan teknologi digital kini semakin dibutuhkan untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang tak terlupakan.

Layanan Omnichannel dan Konvergensi Toko Fisik dan Online

Saluran penjualan omnichannel telah terbukti membuat belanja jadi lebih mudah bagi konsumen karena mereka bisa menyesuaikan antara waktu dan keadaan ini setiap harinya. Department store juga perlu menyatukan strategi fisik dan digital sebagai bagian dari sistem yang tetap berfokus pada pelanggan.

Untuk bisa membuat strategi yang berpusat pada pelanggan, Anda bisa memanfaatkan WiFi management yang mengumpulkan data setiap pengunjung yang datang. Maksimalkan data ini untuk merancang penjualan yang lebih dipersonalisasi serta menciptakan pengalaman pelanggan yang tidak terlupakan untuk semua pengunjung.


コメント


Recent Posts
bottom of page