Implementasi Social Media Login: Do’s and Don’ts

Saat ini, hampir semua orang yang memiliki akses internet punya media sosial. Mereka menggunakannya untuk berbagai tujuan mulai dari sekadar berinteraksi dengan orang lain sampai hal lain yang tidak kalah penting: memudahkan login ke berbagai situs dan akun lewat social media login.

Social media login sudah menjadi kebutuhan yang tak terbantahkan bagi website bisnis. Adanya opsi login lewat media sosial sangat memudahkan. Banyak orang yang membatalkan interaksi dengan sebuah situs hanya karena proses pendaftaran yang rumit dan menuntut mereka membuat akun sekaligus username dan password baru.

Implementasi Social Media Login: Do’s and Don’ts | Wificolony

Selain itu, social media login juga cenderung dapat mengurangi bounce rate pada situs Anda sekaligus menurunkan jumlah barang yang diabaikan di keranjang. Jika Anda menginginkan pengguna mendapatkan pengalaman yang mudah dan nyaman selama mengunjungi situs Anda, menerapkan social media login bisa menjadi salah satu strategi yang ampuh.

Mengimplementasikan social media login juga membutuhkan sejumlah pertimbangan. Apa saja hal yang harus dan tidak boleh Anda lakukan dalam praktik implementasi ini? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Hal-hal yang Harus Dilakukan (DO’S)

Beberapa hal yang perlu Anda lakukan untuk mengimplementasikan social media login antara lain adalah:

  • Membangun strategi social media secara berkala. Tidak hanya menggunakan media sosial untuk kemudahan login, Anda juga harus memanfaatkannya untuk membangun brand. Buat strategi social media yang baik secara berkala. Lakukan analisis data secara rutin berdasarkan informasi yang Anda kumpulkan dari pengguna

  • Berikan beberapa pilihan. Ketika Anda menyediakan opsi social media login, penting untuk mempertimbangkan berbagai pilihan. Pasalnya, tidak semua pengunjung situs Anda menggunakan social media A atau B. Memberikan banyak pilihan akan memperluas peluang Anda menjaring lebih banyak login. Jangan lupa untuk memilih social media yang paling sesuai dengan image brand Anda.

  • Integrasikan kolom username dan password pada bagian yang sama dengan ikon social media login. Tujuan dari social media login adalah untuk menyederhanakan proses masuk. Karena itu, pastikan pendaftaran mudah dilakukan. Tempatkan kolom login biasa dengan kolom login social media agar prosesnya lebih mulus

  • Menggunakan username dan kata sandi yang sama dengan media sosial untuk autentikasi. Ada banyak situs yang pada akhirnya ditinggalkan karena memaksa pengguna memasukkan username dan password yang baru. Ini adalah hal kontraproduktif yang tidak perlu dilakukan karena pada dasarnya social media sudah melakukan autentikasi

Hal-hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan (DON’TS)

Selain beberapa poin di atas, ada juga berbagai hal yang sebaiknya Anda hindari dalam implementasi social media login yakni:

  • Kumpulkan data dalam beberapa kali kunjungan. Sebagai pebisnis, Anda mungkin ingin mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya. Tapi ingat, jangan meminta terlalu banyak data dalam satu kali kunjungan karena itu berpotensi membuat pelanggan meninggalkan halaman login yang sudah Anda buat. Alih-alih, kumpulkanlah informasi dalam beberapa kali kunjungan mereka untuk informasi yang lebih banyak

  • Jangan biarkan halaman profil pengguna dalam keadaan kosong. Personalisasikan pengalaman pengguna dengan menggunakan foto avatar dan nama atau username mereka. Ini merupakan bagia dari user experience. Ketika mereka login dengan menggunakan social media, mereka berharap foto yang mereka gunakan pada halaman social media mereka akan muncul di website tempat mereka mendaftarkan diri

Itulah beberapa hal yang harus dan tidak boleh Anda lakukan dalam mengimplementasikan social media login. Semoga tips di atas bisa membantu Anda memaksimalkan social media login untuk meningkatkan jumlah pengunjung yang mendaftar ke situs Anda.


Recent Posts